Positif Palsu Tes Kehamilan Urine karena Interferensi Lekosit

urine-sample-1Tes kehamilan melalui urine pada umumnya adalah rapid chromatographic immunoassay yang menggunakan deteksi secara kualitatif hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urine untuk deteksi dini kehamilan. Pemeriksaan ini menggunakan kombinasi antibodi monoklonal anti hCG tikus dan antibodi poliklonal anti hCG kambing untuk mendeteksi secara selektif peningkatan kadar hCG. Spesimen urine diteteskan pada sumur spesimen alat dan diamati adanya pembentukan garis berwarna.

Spesimen bermigrasi melalui kapiler sepanjang membran untuk bereaksi dengan konjugat berwarna. Tes ini dapat mendeteksi kadar minimal hCG sebesar 25 mIU/mL hCG pada spesimen urine. Oleh karena itu pemeriksaan ini dapat digunakan sedini mungkin pada 7 – 10 hari setelah konsepsi. Karena kenyamanannya, pemeriksaan ini seringkali digunakan di klinik dan laboratorium dan bahkan dapat dilakukan pasien sendiri di rumah. Walaupun demikian, beberapa faktor dapat mengganggu hasil tes dan dapat menyebabkan positf palsu, termasuk adanya HAMA (serum Human Anti-Mouse Antibodies) dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan ekskresi hCG ke dalam urine, seperti kanker kolon atau kanker serviks. Hasil hCG urine positif palsu telah dilaporkan pada pasien dengan proteinuria berat pada nefrotik dan pada abses tubo-ovarian. Penyebab analitik positif palsu atau negatif palsu pada pemeriksaan hCG urine termasuk pada adanya kesalahan manusia atau kesalahan teknis pada pengerjaan dan/atau interpretasi hasil pemeriksaan. Walaupun demikian, interferensi lekosit tidak terdaftar sebagai penyebab hasil tes kehamilan urine positif palsu.

Jao dan kawan-kawan membuktikan bahwa adanya sedimen lekosit lebih dari 400 sel / μL menginterferensi hasil tes kehamilan urine menjadi positif palsu. Sampel urine yang demikian harus disentrifus, untuk kemudian supernatannya dilakukan tes kehamilan kembali. Meskipun ketentuan dalam penggunaan alat menyebutkan bahwa sentrifugasi, penyaringan, atau membiarkan sampel dalam posisi tegak beberapa saat hanya diperlukan pada sampel yang keruh, pada kenyataannya penentuan kekeruhan dapat tidak konsisten antara petugas laboratorium yang satu dengan yang lain.

Hasil tes kehamilan positif palsu dapat menyebabkan pasien mendapat resiko terapi yang tidak perlu. Penting untuk mengkonfirmasi adanya dugaan positif palsu tes hCG urine dengan menggunakan pemeriksaan untuk mengukur kadar hCG serum. Penelitian ini menganjurkan untuk mengukur kadar hCG serum bila spesimen urine menunjukkan kekeruhan.

Jao HF, Er TK, Hsiao JK, Chiang CH. Ann Lab Med 2012; 32: 167-168 Sumber

About About Laboratorium Kesehatan

twitter @iqbalARZA :)

Posted on 14 May 2013, in Health Guide, Urinalisa. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: