Minum Sambil Berdiri Itu Berbahaya!

Dalam sebuah kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur, membuktikan bahwa air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk lebih baik dibandingkan kita minum dengan cara berdiri.

Air putih yang kita minum saat duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Sebaliknya, jika kita minum air putih dengan cara berdiri, maka air yang kita minum itu masuk tanpa disaring lagi. Air itu bisa langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter.

Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter maka hal ini bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.

Apabila minum sambil berdiri ini tidak kita hindari akan maka beriap-siaplah menerima efek buruk lain pada organ ginjal anda, kita tahu salah satu fungsinya yakni menyaring racun ke dalam tubuh.
Lantas bagaimana cara mengatasinya agar kita terhindar dari hal tersebut?

Anda harus melakukan kebiasaan berikut :
– Biasakanlah selalu minum sambil duduk, ingat jangan sambil berdiri.
– Biasakan dan perbanyak minum air putih sesuai kebutuhan yang dianjurkan.

Guna memenuhi kebutuhan air dalam tubuh sehari kita memerlukan asupan minum air :
1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.
Nah dengan demikian kebutuhan air dalam proses metabolisme tubuh akan terpenuhi.

Mengapa Islam melarang makan dan minum sambil berdiri?

Bukti larangan Islam terhadap makan dan minum sambil berdiri ini di pertegas dalam hadist sebagai berikut :
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda,
Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”.

(HR.Muslim dan Turmidzi)
Bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Dalam agama Islam berprilaku apapun semua sudah di contohkan oleh Rasulullah termasuk adab dalam makan dan minum, jika makan dan minum sambil berdiri ini dilarang, maka jelas akan sangat tidak baik pengaruhnya terhadap jiwa kita karena erat hubungannya dengan masalah kesehatan, mengapa demikian? sebab makan dan minum sambil berdiri, makan menggunakan tangan kiri merupakan prilaku dan kebiasaan para setan, prilaku setan cenderung buruk, kita dilarang untuk menirunya sebab setan merupakan makluk yang paling sombong yang selalu berusaha menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan.

Nah berperilaku tidak baik seperti makan minum menggunakan tangan kiri yang di lakukan sambil berdiri akan berdampak buruk pada kesehatan begitu juga Meniup Makanan Disaat Masih Panas.
Dari fakta diatas terbukti minum sambil berdiri sangat tidak baik terhadap kesehatan ginjal bahkan apabila perilaku ini diabaikan bukan tidak mungkin akan berakibat fatal terhadap organ tubuh tersebut.
Jadi jika keduanya dihubungkan antara aturan dan larangan yang bersumber dari ajaran Islam dengan hasil ilmial para peneliti medis ternyata sangatlah jelas relevansinya.

Yang pasti perilaku buruk yang berakar dari kebodohan dan kebiasaan yang kita anggap benar ternyata akan membawa dampak yang sangat serius bagi keberlangsungan kesehatan kita sendiri.

5 alasan terbaik untuk minum air putih dalam jumlah cukup

Air sangat penting untuk kehidupan, dan juga banyak memiliki manfaat kesehatan. Dibandingkan dengan berbagai makanan dan minuman sehari-hari, air putih paling bebas kalori dan sangat murah. Air putih juga dapat mendorong kinerja dasar tubuh. Semua sistem dalam tubuh membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik.

Sektar 90 persen dari semua reaksi kimia dalam tubuh juga membutuhkan air. Kira-kira alasan terbaik apa saja yang mengharuskan mengonsumsi air putih yang cukup?

Berikut adalah 5 alasan terbaik untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup seperti dikutip dari MSNHealth, Senin (20/2/2012) antara lain:

1. Membantu mengurangi stres

Minum air sepanjang hari yang penuh tekanan dapat mengurangi stres akibat gejala yang beragam seperti sakit kepala, otot tegang, hati berdebar, dan energi yang rendah. Itu karena stres mempengaruhi semua sistem dasar tubuh dan ketika mengalami dehidrasi, maka akan meningkatkan efek stres.

Lebih dari setengah berat tubuh adalah air, pengurangan hanya sekitar 2 persen pada hidrasi memiliki dampak yang dramatis pada tingkat energi dan fungsi kognitif. Dan dehidrasi lebih lanjut akan meningkatkan kadar kortisol, yaitu hormon stres.

Air tidak akan menyebabkan stres hilang. Tetapi air dapat memberikan lebih banyak energi, meredakan ketegangan, merilekskan pernapasan, dan mengurangi ketegangan pada jantung.

2. Banyak minum air dapat untuk menurunkan berat badan

Dalam sebuah penelitian pada tahun 2010, orang dewasa yang berusia 55-75 tahun, minum dua gelas air sebelum makan dikaitkan dengan penurunan berat badan hampir 4 kg dalam 12 minggu dibandingkan pada kelompok kontrol yang makan diet yang sama tapi tidak memiliki H20 sebelum makan. Peserta minum rata-rata 1,5 gelas air sehari sebelum studi.

3. Minum cukup air dapat mencegah sakit

Hidrasi membuat selaput lendir dapat berkerja dengan baik. Selaput lendir merupakan penjaga gerbang untuk sistem pertahanan alami yang membantu mencegah kuman seperti virus pilek dan flu. Ketika jaringan ini mengering, kuman dapat lebih mudah menembus ke nasofaring, dimana saluran hidung dan mulut bertemu.

Tingkat keparahan penyakit cenderung lebih rendah jika telah minum banyak air. Air merupakan langkah utama untuk menjaga kesehatan ketika sedang bepergian.

4. Membuat tubuh lebih nyaman

Minum akan membuat tubuh lebih hangat di hari yang dingin. Termostat internal dapat bekerja lebih baik ketika tubuh terhidrasi dengan baik. Air membantu mengatur suhu tubuh. Sistem tubuh pengatur suhuh, diatur oleh hipotalamus di otak, terus mengambil informasi yang memungkinkan untuk membuat penyesuaian untuk mempertahankan suhu inti cukup stabil.

Tetapi mekanisme tersebut akan bekerja kurang baik jika tubuh mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah risiko umum bagi orang-orang dari segala usia, di musim dingin maupun musim panas. Dalam cuaca dingin, misalnya tubuh kehilangan uap air melalui napas dan banyak orang cenderung minum lebih sedikit air dalam cuaca dingin.

5. Air dapat membantu menjaga tekanan darah

Air adalah yang mengaktifkan sistem saraf parasimpatik, yang terkait dengan melawan sistem yang membuat tubuh lebih waspada, menaikkan tekanan darah sesaat, dan meningkatkan energi. Pingsan setelah menyumbangkan darah sering dihubungkan dengan penurunan tekanan darah, dan air tetap akan melawan efek tersebut.

Tidak minum cukup air secara teratur juga dapat meningkatkan tekanan darah. Karena dehidrasi penyebab pembuluh darah mengerut karena tubuh berusaha untuk menghemat air yang kehilangan melalui keringat, buang air kecil, dan pernapasan. Ketika pembuluh darah menyempit, bagaimanapun jantung akan memompa lebih keras, sehingga tekanan darah naik.

About About Laboratorium Kesehatan

twitter @iqbalARZA :)

Posted on 21 February 2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: