Sentrifus (Pra Analitik)

Prinsip Kerja 
Prinsip kerja sentrifus adalah melawan gaya tarik bumi (gravitasi) dengan kekuatan sentrifugal sehingga partikel yang terlarut dalam cairan akan terlempar keluar dari pusat putaran, dengan berat paling besar akan terlempar terlebih dahulu. Tenaga ini disebut Relative Centrifugal Force (RCF) dalam satuan g yang mengambarkan daya pemisah alat tersebut.

Jenis Sentrifus 

Sentrifus dengan rotor jenis swing out
Sentrifus jenis ini memiliki selonsong tabung yang melekat secara bebas pada rotor sehingga apabila diputar, selonsong bersama tabung sentrifus di dalamnya akan berada padaa posisi mendatar atau horizontal. Sedimen yang terbentuk padat dan datar, namun kecepatan putaran lebih rendah dibandingkan dengan jenis angel karena gesekan udara lebih besar.

Sentrifus dengan rotor jenis angel atau fixed
Sentrifus jenis ini memiliki selonsong tabung yang melekat secara tetap dengan sudut kemiringan 45 derajat sehingga saat diputar posisi selonsong dan tabung didalamnya tetap pada kemiringan tersebut. Sedimen yang terbentuk tidak sepadat sedimen jenis swing-out dan permukaan yang miring mengakibatkan mudah terurai kembali saat alat berhenti atau ketika tabung dikeluarkan. Kecepatan putaran lebih cepat karena gesekan udara lebih sedikit dibandingkan swing-out.

Ultrasentrifus
Sentrifus jenis ini memiliki kecepatan tinggi dan umumnya memakai rotor jenis fixed dan dilengkapi pendingin karena gesekan pada kecepatan tinggi dapat meningkatkan suhu di dalam sentrifus sampai 5 derajat C. Kecepatan ultrasentrifus ini dapat mencapai 20.000 g atau 15.000 rpm. Salah saru contoh penggunaan ultrasentrifus di laboratorium adalah untuk memisahkan lipoprotein atau kilomikron.

Kecepatan Putaran 
Kecepatan sentrifus diukur dalam rpm yang tidak menggambarkan daya pemisah alat tersebut. Terminologi yang benar adalah Relative Centrifuge Force (RCF) dalam satuan g yang dapai dihitung dalam menggunakan rumus di bawah ini atau menggunakan Normogram 1
g = radius rotor x rpm kuadrat x 1,118 x 10-5
radius rotor : panjang lengan rotor dari pusat tungkai pemutar (cm)
g : diketahui
misalnya : r = 25 cm, g = 500 maka rpm = 1337

Pada umumnya sentrifus kecil yang sederhana mempunyai kecepatan putaran per menit (revolution per menit/rpm) antara 3000-5000 rpm yang dapat diatur menggnakan tombol pengatur kecepatan. Kecepatan sampai 20.000 g dapat diperoleh memakai ultrasentrifus dengan pendingin.

Penggunaan Secara Benar 
Kecepatan pemutaran samel darah yang diusulkan NCCLS adalah 1000-1200 g selama 5-15 menit, walaupun tidak ada kecepatan dan waktu standar yang ditetapkan khusus untuk darah dan serum. Untuk memperoleh hasil yang benar, sebaiknya menggunakan tabung yang sesuai dengan anjuran pabrik sentrifus. Hal ini terutama berlaku untuk jenis sentrifus khusus seperti mikrosentrifus dan sentrifus berukuran besar atau berkecepatan tinggi. Untuk kecepatan diatas 5000 g perlu digunakan tabung polipropilen agar tidak pecah. Tabung yang digunakan harus sesuai dengan ukuran selonsong agar kedudukannya pas dan tidak boleh terlalu keluar dari selonsongnya. Sentrifus tidak boleh dijalankan bila belum tertutup rapat atau dalam keadaan tabung belum seimbang. Tabung berukuran sama perlu didudukan berhadapan dan untuk keseimbangan boleh menggunakan tabung berisi air. Jangan mengisi tabung sampai penuh tetapi sebaiknya hanya 3/4 bagian saja. Sebaiknya menggunakan tabung tertutup atau tabung yang ditutup dengan parafilm. Apabila sewaktu dijalankan terdengar bunyi yang mencurigakan atau bunyi gesekan segera hentikan sentrifus untuk melihat kemungkinan pecahnya tabung. Sewaktu menggunakan sentrifus, kecepatan harus dinaikan secara bertahap dan tidak dibenarkan lansung memasang pada kecepatan tinggi. Begitu pula sewaktu mematikan, sentrifus harus ditunggu sampai berhenti dan tidak dibenarkan memperlambat memperlambat dengan tangan. Setelah berhenti, sebaiknya tutup sentrifuge tidak segera dibuka tetapi didiamkan dahulu sekitar 5 menit agat terhindar dari kejadian infeksi oleh aerosol yang terbentuk selama sentrifugasi.

Perawatan
Keseimbangan diperlukan selama sentrifugasi, karena bila tidak seimbang maka akan terjadi getaran. Getaran ini akan semakin hebat pada saat percepatan dan perlambatan. Apabila hal ini terjadi selain mengakibatkan sedimen yang terbentuk dapat terurai kembali juga akan mempercepat rusaknya alat.

Kalibrasi
Kecepatan putaran sentrifus harus diperiksa paling sedikit setiap 3 bulan sekali menggunakan alat yang disebut tachometer. Tachometer ada 2 macam taitu tachometer kontak dan tachometer optik/phototachometer. Tachometer kotak mengukur rpm dengan menempelkan alat kebagian sentrifus yang berputar, sedangkan tachometer optik mengukur rpm berdasarkan pantulan permukaan yang sedang berputar. Kecepatan tidak boleh lebih dari 5% dari rpm yang tertera.
Apabila sentrifus memiliki pengatur waktu perlu diperiksa secara berkala dengan stopwatch dan tidak boleh berbeda lebih dari 10%. Sentrifus dengan pendingin perlu diperiksa suhunya setiap bulan sekali dan tidak boleh menyimpang lebih dari 0,5% dari suhu yang diharuskan.

 

About these ads

About About Laboratorium Kesehatan

twitter @iqbalARZA :)

Posted on 25 January 2012, in Peralatan Laboratorium and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 232 other followers

%d bloggers like this: